Kuncup dan Mekar Lalu: Bagian 1
Aku mungkin saja tak kehabisan cara Tapi bagaimana jika yang habis adalah rasa? Kamu tak pernah memikirkannya Kamu punya hari minggu tapi itu bukan milikku Tujuh hari dalam seminggu dan aku Nona Menunggu nyaris sepanjang waktu Bagaimana kita sampai pada sewindu jika minggu selanjutnya saja takdir kita masih abu-abu? Ini bukan perihal waktu tapi perihal mau Aku adalah misteri katamu Padahal jawabannya tepat di depan matamu Samar kudengar tapi kuyakin debar ini masih bertalu-talu Kabar baik untukmu, bukan? atau ternyata memang bukan? Teruslah begitu.. Baiklah, teruslah begitu! Hingga akhirnya yang samar itu menyerah dibawa waktu.